Tarek Pukat Tradisi Nelayan Pesisir Gampong Jawa

Jeumpa Media | Banda Aceh– Tarek Pukat menjadi tradisi masyarakat pesisir Aceh dalam upaya mencari nafkah. Namun kegiatan tersebut sudah jarang di jumpai pasca Tsunami Aceh Desember 2004 silam.

Gampong Jawa merupakan salah satu Gampong atau (Desa) yang terletak di Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh dan masih mempertahankan tradisi Tarek Pukat.

Dalam prosesnya beberapa orang nelayan akan membawa jaring menggunakan Bot atau (Perahu traditional nelayan) hingga jarak 500 M dari bibir pantai, yang kemudian menebarnya.

Selanjutnya para nelayan yang berada di daratan akan bersama-sama menarik jaring yang telah di tebar tersebut.

Dok: Jeumpa Media (Adi) para nelayan yang bersama bergotong royong menarik pukat ke bibir pantai

Kegiatan Tarek pukat ini  pada akhirnya selain menjadi mata pencaharian masyarakat juga menjadi ajang wisata bagi pengunjung.

Tarikan jaring pukat yang selaras dan serasi serasa sedap di pandang mata. Kemudian lokasi tersebut akhirnya menjadi destinasi wisata baru di Kota Banda Aceh.

Agustian, salah seorang warga Kota Banda Aceh secara khusus datang untuk menikmati matahari terbenam di pinggiran pantai Gampong Jawa dan merasa kagum melihat tradisi tarek pukat yang masih tetap dipertahankan oleh masyarakat setempat.

“Kujak keno kemeung nging tarek pukat, karena ka jareung long nging (saya Kesini ingin melihat tarek pukat, karena sudah jarang sekali saya melihatnya)”Ujarnya menggunakan Bahasa Aceh, Rabu (5/2/2025).

Agustian juga mengatakan bahwa ia juga dapat membeli hasil tangkapan dari para nelayan nantinya. Ia juga berharap semoga kali ini banyak ikan yang berhasil ditangkap oleh para nelayan.

“Nyo lee engkot yang ie teume, long rencana kemeung bloe untuk puwoe u rumoh (kalau banyak ikan yang didapatkan, saya rencananya mau membeli dan membawa pulang ikan itu ke rumah)”, tutupnya.

Tidak jauh dari lokasi tarek pukat juga berdiri satu monumen titik 0 Kota Banda Aceh, yang semakin memambah daya tarik bagi masyarakat untuk berkunjung. Di daerah ini juga dilaksanakan PON Aceh – Sumut 2024 lalu yang menjadi lokasi Venue’s pertandingan Paralayang.(Nov)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *