Jeumpa Media| Aceh Barat Daya – Safaruddin, politisi muda asal Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya), semakin disebut-sebut sebagai calon bupati potensial dalam Pilkada Abdya 2024. Lahir. Mm pada 17 Maret 1983, Safaruddin kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRA (Dewan Perwakilan Rakyat Aceh) dari Partai Gerindra untuk periode 2019-2024.
Perolehan suara yang signifikan dalam Pemilu Februari 2024 lalu, dengan lebih dari 28.000 suara, memperkuat posisinya sebagai salah satu politisi dengan pengaruh besar di wilayah Abdya. Kontribusinya terhadap pembangunan, seperti proyek Gelanggang Olahraga (GOR) di Blangpidie dan rehabilitasi jalan provinsi, menjadikan Safaruddin sebagai figur yang dikenal bekerja nyata demi kesejahteraan masyarakat Abdya.
Sebagai calon yang didukung penuh oleh Partai Gerindra, dengan 4 kursi di DPRK Abdya, Safaruddin memiliki modal politik yang kuat untuk maju sebagai calon bupati. Didukung oleh pencapaian-pencapaiannya di bidang pembangunan dan dukungan masyarakat yang besar, ia siap bersaing memperebutkan kursi Bupati Abdya pada Pilkada mendatang.
Calon kedua adalah Jufri Hasanuddin, mantan Bupati Aceh Barat Daya (2012-2017), kembali mencalonkan diri sebagai calon bupati pada Pilkada 2024. Lahir pada 5 Oktober 1967, Jufri memiliki rekam jejak panjang di dunia politik, dimulai sejak bergabung dengan Partai Aceh pasca-konflik Aceh. Pada 2009, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPRA, dan kemudian pada Pilkada 2012, Jufri bersama wakilnya, Yusrizal Razali, memenangkan Pilkada Abdya.
Meskipun menghadapi banyak tantangan selama masa kepemimpinannya, Jufri berhasil menjalankan beberapa kebijakan strategis untuk pembangunan Abdya. Setelah tidak mencalonkan diri di Pilkada 2017 dan gagal dalam Pileg 2019 untuk kursi DPR-RI, Jufri kini kembali ke panggung politik lokal. Dengan pengalaman dan rekam jejaknya yang panjang, ia berambisi merebut kembali kursi bupati pada Pilkada 2024.
Nama terakhir adalah Salman Al Farisi, adik kandung mantan Bupati Abdya Akmal Ibrahim, juga mencalonkan diri dalam Pilkada Abdya 2024. Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya, Salman dikenal sebagai sosok yang memiliki visi untuk kemajuan daerah dan telah lama dinantikan untuk maju sebagai calon bupati. Dengan dukungan kuat dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Salman diharapkan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Abdya.
Meski secara ekonomi sudah mapan, Salman memutuskan untuk mengabdikan diri sebagai “pelayan rakyat” demi kesejahteraan masyarakat. Dengan visi pembangunan yang berkelanjutan dan dukungan dari PKS Abdya, ia siap bersaing dalam Pilkada 2024.
Ketiga kandidat ini, dengan latar belakang, pengalaman, dan visi masing-masing, diperkirakan akan memberikan kontestasi yang menarik dalam Pilkada Abdya mendatang. Masyarakat Abdya tentu menantikan gagasan serta program kerja yang akan diusung untuk membawa kabupaten tersebut menuju masa depan yang lebih baik.
