Tikam Uskup dan Jemaat, Remaja Sydney Ditangkap

Jeumpa Media | Sydney – Remaja laki-laki berusia 15 tahun ditangkap setelah menikam seorang uskup dan beberapa jamaat di Gereja Ortodoks Asiria saat misa pada Senin (15/04/2024).

Dilansir dari Tempo, insiden berdarah ini terjadi pada malam Senin di Gereja Christ The Good Shepherd yang terletak di pinggiran Wakeley.

Polisi Australia menyatakan bahwa mereka telah menangkap pelaku yang menyerbu mimbar dan menebas uskup tersebut.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini dan keempat korban telah dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan.

“Orang-orang yang terluka menderita luka yang tidak mengancam nyawa dan dirawat oleh paramedis Ambulans New South Wales sebelum dibawa ke rumah sakit,” kata polisi.

“Seorang pria ditangkap dan masih ditahan polisi,” tambahnya.

Setelah insiden penikaman tersebut, media lokal menyebutkan bahwa uskup tersebut bernama Mar Mari Emmanuel.

Uskup Emmanuel adalah sosok yang kontroversial lantaran diketahui sebagai pro-Palestina dan memiliki hubungan yang buruk dengan gereja Gereja Asyur.

Pada 2021, ia menentang keras pembatasan Covid-19, menggambarkan lockdown di Australia sebagai perbudakan, dan vaksin tidak ada gunanya.

Saat insiden penikaman terjadi, siaran langsung gereja merekam kejadian tersebut membuat masyarakat geram dan memicu kerusuhan.

Masyarakat dengan cepat berkumpul di luar gereja dan bentrok dengan polisi. Massa menuntut agar pelaku dibawa ke luar.

Akibat dari kerusuhan ini, 2 petugas dirawat di rumah sakit dan kendaraan rusak.

Pada Selasa (16/04/2024), penjabat asisten komisaris New South Wales Andrew Holland menjelaskan bahwa tersangka yang masih berusia 15 tahun itu sedang dirawat karena luka di tangannya dan telah dibawa ke lokasi yang aman.

Sementara itu, polisi Australia telah menyatakan bahwa insiden penikaman ini merupakan aksi teroris bermotif agama. (Tsy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *