TPNPB-OPM Harap Akses Lembaga HAM dapat Terbuka ke Papua

Jeumpa Media | Papua – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) meminta pemerintah untuk membuka akses bagi lembaga HAM nasional dan internasional ke Papua setelah serangan udara militer Indonesia menyebabkan tiga rumah warga sipil terbakar.

Dilansir dari Tempo, tragedi tersebut membuat warga yang terkena dampak serangan udara tersebut harus mengungsi ke kampung lain.

“Pemerintah Indonesia segera membuka akses kemanusiaan terhadap lembaga-lembaga HAM nasional dan internasional untuk meninjau warga sipil yang terkena dampak konflik bersenjata di Papua,” kata juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom pada Kamis (09/05/2024).

Selain itu, TPNPB-OPM juga meminta pemerintah untuk dapat menjamin hak-hak warga sipil di tempat pengungsian, bertanggung jawab atas pembakaran tiga rumah, dan meminta pemerintah Indonesia untuk membuka akses lembaga kemanusiaan ke Papua untuk melihat langsung kondisi wilayah dan para pengungsi.

Sementara itu, diketahui bahwa serangan oleh militer tersebut terjadi akibat penyerangan aparat oleh kelompok bersenjata yang menyerbu markas Kepolisian Sektor Homeyo dan Pos Komando Rayon Militer 1705-05/Homeyo sepanjang 30 April-1 Mei 2024.

Kemudian, Sebby menambahkan jika di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, Panglima TNI telah mengerahkan helikopter militer sejak 4-5 Mei 2024. Misinya mengejar TPNPB Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya. Serangan balasan ini dilakukan setelah kelompok bersenjata itu menyerang pasukan TNI-Polri di Kampung Pogapa.

“Dalam hal ini Presiden Indonesia dan Panglima TNI segera klarifikasi sesuai standar hukum humaniter internasional,” pungkasnya. (Tsy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *