Tu Sop Tutup Usia, Ini Profil Singkatnya

Jeumpa Media | Banda Aceh- Tu Sop atau Tengku Muhammad Yusuf merupakan salah satu ulama kharismatik asal Aceh.

Ia lahir di Desa Blang Me Barat, Kecamatan Jeunieb, Kabupaten Bireun, Aceh.
Tu Sop pernah mengemban amanah sebagai Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) periode 2018-2023.

Kemudian pada Pilkada 2024 tahun ini, Tu Sop maju sebagai calon Wakil Gubernur Aceh mendampingi Bustami Hamzah.

Akan tetapi beberapa hari lalu, Ulama Aceh ini diisukan terkena serangan jantung setelah Uji baca Alquran.

Isu tersebut lalu dibantah oleh Zulfikar Ahmad, orang dekat Tu Sop dan mengatakan bahwa Tu Sop menderita sakit lambung.

Ulama pemimpin Dayah Babussalam Al-Aziziyah itu pun akhirnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh

Diketahui pada 04 September 2024 Tu Sop sempat di rawat di RS Zainal Abidin Banda Aceh dengan keluhan lemas kelelahan akibat banyaknyaknya agenda dan kegiatan.

Kemudian, pada 05 September Tu Sop sudah merasa sehat dan keluar dari RS Zainal Abidin Banda Aceh.

Selanjutnya, 06 September 2024 Tu Sop bersama istri yaitu Mardhiah berangkat menuju Jakarta untuk melakakukan medical check up di Rs Brawijaya Tebet Jaksel.

Setelah melakukan pemeriksaan dan perawatan di Rs Brawijaya pada tanggal 07 pukul 09.00 Wib almarhum M. Yusuf Abdul Wahab dinyatakan meninggal dunia.

informasi ini pun di benarkan oleh Tgk Bahri (Sekretaris Yayasan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Kab.Bireuen) terkait meninggalnya Tgk M. Yusuf Abdul Wahab (Tu sop) ulama sekaligus bakal calon Wakil Gubernur Aceh pada pukul 10:00 WIB (7/09/2024).

Tengku Muhammad Yusuf adalah putra dari Tengku H Abdul Wahab bin Hasballah dan Hj Zainab binti Muhammad Shaleh.

Ia memiliki empat saudara, yakni Hj Hasanah (istri pimpinan Dayah Asasul Islamiah, Perlak), Tgk H. M. Hasan A Wahab (pimpinan Dayah Babussalam Al-Aziziyah Putri, Jeunieb) dan Hj Halimah (istri pimpinan Dayah Darussalamah Al-Aziziyah, Jeunieb).

Sejak kecil To Sop besar di lingkungan kalangan agama.
Ia menempuh pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Jeunieb.

Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Jeunieb.
Tu Sop aktif belajar pengetahuan dasar Islam di Dayah Darul Atiq Putra Jeunieb.

Setelahnya, ia menempuh pendidikan lanjutan di Dayah MUDI Mesra, Mideun Jok, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen.

Pada tahun 1993, Tu Sop melanjutkan pendidikan ke Mekkah.
Di sana, ia menimba ilmu langsung dari Syeikh Sayed Muhammad Ali atau ulama sufi Mekkah bermazhab Maliki.

4 tahun menempuh pendidikan agama di Mekkah, Tu Sop akhirnya pulang ke Aceh.
Ia lalu mengabdikan dirinya di Dayah MUDI Mesra.

Pertengahan 2001, Tu Sop resmi memimpin Dayah Babussalam Al-Aziziyah, Kecamatan Jeunieb, Bireuen.

Tu Sop melanjutkan tongkat estafet dari sang ayah, yang juga dikenal sebagai ulama kharismatik asal Bireun.
Namun kini, Tu sop telah tutup usia di RS Brawijaya Jakarta akibat sakit komplikasi lambung dan jantung.

Jenazah almarhum Tu Sop direncanakan akan diberangkatkan pada 07 September 2024 pukul 16.00 Wib menggunakan pesawat garuda tujuan Jakarta – Banda Aceh.

Sebelumnya beredar video ketika mendaftar di KIP Aceh Tu Sop pernah berpesan bahwa ia datang bukan untuk menikmati kekuasaan, namun ia datang hanya untuk mengemban amanah dan tanggung jawab dunia dan akhirat.

“Ayo kita bersama, kita selamatkan dan kita majukan negeri ini sehingga generasi kita hidup dalam berperadaban dan mampu menghadapi tantangan global” tutupnya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *