Jeumpa.com | Aceh Timur – setiap warga negara berhak memberikan hak pilih pada pemilu mendatang, termasuk warga binaan Lembaga Pemasyarakatan. Oleh karena itu KIP Aceh Timur kembali menggelar silmulasi pencoblosan terhadap warga binaan tersebut Selasa (30/01/2024).
Kegiatan yang berlangsung di halaman LP kelas II B Idi, Aceh Timur tersebut diikuti oleh para warga binaan yang mendapatkan hak pilih.
Hal tersebut dibenarkan oleh Komisioner KIP Aceh Timur Sayed Reza Fahlevi, S.Pd saat dikonfirmasi oleh Jeumpa.com di sela-sela kegiatan tersebut.
“Kami menggelar kegiatan ini kepada warga binaan yang memperoleh hak pilih, adapun tujuan silmulasi tata cara pencoblosan adalah untuk memberikan pemahaman kepada warga binaan agar dapat melakukan pencoblosan yang benar di hari H” Ucap Sayed.
Sehingga, sambung Sayed, hak suara yang diberikan saat pencoblosan nanti menjadi sah dan menghindari surat suara rusak sehingga hak pemilih tersampaikan dengan benar kepada calon yang diinginkan.
Kemudian Sayed menambahkan saat ini data yang diterima KIP Aceh Timur terdapat 318 DPT di lapas tersebut, mungkin ada yang berkurang ataupun bertambah, oleh karenanya KIP akan melakukan pemutakhiran data H-7 nanti.
“Kemudian surat suara yang akan diterima oleh Warga binaan berbeda-beda, tergantung tempat asalnya berada. Artinya bagi warga Aceh Timur Khususnya Dapil 1 tetap menerima 5 lembar kertas suara, sedangkan untuk warga DPT diluar Dapil 1 Aceh Timur menerima 4 surat suara yakni Presiden-Wakil Presiden dan DPD, DPR RI, DPRA sedangkan untuk warga binaan dari luar Aceh akan menerima satu lembar surat suara yaitu Presiden dan Wakil Presiden saja,” Jelas Sayed.
Sementara, atas kegiatan tersebut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Idi, Irhamuddin, didampingi Kasi Binadik Giatja, T. Dermawan, sangat senang dan mengapresiasi langkah KIP Aceh Timur yang telah melaksanakan kegiatan itu.
Dalam sambutannya Irhamuddin menyampaikan “Rasa terima kasih kami Kepada jajaran KIP Aceh Timur yang sudah memberikan informasi dan edukasi sehingga warga binaan kami yang tadinya tidak paham menjadi paham tentang hal tersebut.” Tutup Irhamuddin. (Nj)
