Warga Gampong Ulee Tu Keluhkan Sampah Menumpuk

Jeumpa.com | Aceh Besar – Di Desa Ulee Tu Kecamatan Darul Imarah Aceh Besar terlihat tumpukan sampah yang mengurangi indahnya pemandangan persawahan yang padinya mulai menghijau, Budi (46) warga setempat keluhkan kebiasaan berulang selama 2 tahun masih saja ada pembuangan sampah sembarangan, Jumat (19/1/2024).

Menurut keterangannya, Budi menguraikan sudah sekitar dua tahun sampah menumpuk di kawasan persawahan Gampong Ulee Tu sehingga amat mengganggu kebersihan di kawasan tersebut.

Meskipun warga juga sering membersihkan sampah-sampah itu namun terlihat masih sangat kurang kesadaran dari semua warga untuk tidak lagi membuang sampah di titik tersebut, selain merusak pemandangan, mengakibatkan bau tak sedap dan dapat menyebar kuman penyakit.

“Padahal sudah ada papan pemberitahuan berisi larangan buang sampah, namun tidak efektif, warga setempat dan sekitar ini yang buang sampah di sini, kan tidak mungkin orang lain datang kemari untuk buang sampah”, jelasnya saat diwawancara Jeumpa.com, Selasa (16/1/2024).

Budi juga menambahkan, seharusnya warga dan perangkat gampong setempatlah yang bertanggung jawab atas kebersihan di wilayah mereka.

“Dari dinas kebersihan sendiri setiap hari mengoperasikan truck pengangkut sampah, sampah diambil dari setiap rumah warga atau di setiap tempat sampah umum,” menurutnya.

Namun, menurut informasi yang diperoleh dari warga Gampong Ulee Tu tersebut diketahui bahwa setiap bulan mereka diharuskan membayar iuran Rp. 20.000 hingga Rp. 50.000 untuk biaya pengangkutan sampah yang hanya diambil petugas kebersihan apabila telah meletakkannya di depan rumah mereka.

“Harapan saya mewakili warga Desa Ulee Tu, agar tidak ada lagi kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan, jika harus berkonstribusi sedikit mengeluarkan biaya untuk kebersihan tidak ada salahnya apalagi Aceh dikenal julukan Serambi Mekkah yang aman, damai dan bersih, apalagi kebersihan kan sebagian dari iman, “tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *