Jeumpa Media | Banda Aceh – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan 2025 atau 1446 Hijriyah, umat muslim biasanya melaksanakan tradisi ziarah kubur untuk mengenang dan mendoakan para keluarga serta kerabat yang telah berpulang.
Ziarah kubur juga dapat menjadi momen evaluasi sebagai pengingat bahwa setiap yang bernyawa pasti akan menghadap Yang Maha Kuasa, sehingga kita selaku umat muslim harus senantiasa berbuat kebajikan dan memperbanyak amal ibadah.
Rasulullah SAW bersabda, “Dahulu aku melarang kalian untuk berziarah ke kubur, tetapi sekarang berziarahlah, karena ziarah itu dapat mengingatkan kalian akan akhirat.” (HR. Muslim)
Berdasarkan hadis tersebut, kkta jadi mengetahui makna-makna yang terkandung dalam kegiatan ziarah kubur.
Mengirimkan doa berupa mengharapkan pengampunan dosa dan rahmat Allah saat melaksanakan ziarah juga dianjurkan dalam agama karena melalui doa-doa yang dikirimkan, semoga menjadi penerang dan keringanan kepada ahli kubur.
Karena itu, pemahaman terkait tata cara ziarah yang benar penting diketahui supaya maknanya lebih terasa. Berikut tata cara serta adab-adab yang dianjurkan dalam melaksanakan ziarah kubur.
1. Berwudhu
Sebelum berziarah, disarankan untuk berwudhu terlebih dahulu guna mensucikan diri dan menjadi awal niat yang baik untuk berdoa di makam. Berwudhu juga dapat meningkatkan rasa khusyuk ketika berziarah.
2. Memberi Salam Kepada Ahli Kubur
Adapun salam yang diucapkan kepada penghuni kubur sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW sebagai berikut :
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُورِ يَغْفِرُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمْ وَأَنْتُمْ سَلَفْنَا وَنَحْنَ بِالْأَثَرِ.
“Salam sejahtera semoga tercurahkan kepada kalian wahai penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kita dan kalian. Kalian telah mendahului kami, dan kami akan menyusul.”
3. Menghadap Kiblat
Pada saat berdoa, dianjurkan menghadap kiblat. Dianjurkan juga membaca tasbih, takbir, dan tahmid juga sangat dianjurkan guna meningkatkan kekhusyukan.
Doa ziarah kubur:
أَسْلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ، أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ..
“Semoga keselamatan dan kesejahteraan tercurah kepada para penghuni kubur dari kalangan mukmin dan muslim. Sesungguhnya, jika Allah menghendaki, kami pun akan menyusul kalian. Aku memohon kepada Allah kesejahteraan bagi kami dan kalian.”
4. Membaca Doa dan Ayat Al-Quran
Setelah salam dan berdoa, dianjurkan untuk membaca Surat Al-Fatihah, Surat Al-Ikhlas, serta Al-Mu’awwidzatain (Surat Al-Falaq dan An-Naas). Hal ini berdasarkan riwayat yang menyebutkan bahwa bacaan Al-Qur’an dapat memberikan manfaat bagi penghuni kubur.
Bacaan Pengantar Al-Fatihah:
إِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَآلِهِ وَصَحْبِهِ شَيْءٌ لِلَّهِ، لَهُمُ الْفَاتِحَةُ.
“Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabatnya. Al-Fatihah.”
5. Berdoa Untuk Almarhum
Kemudian, dianjurkan untuk mengirimkan doa bagi almarhum. Berikut adalah salah satu doa yang bisa dibacakan:
اللَّهُمَّ ٱغْفِرْ لَهُ وَٱرْحَمْهُ وَعَافِهِ وَٱعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَٱغْسِلْهُ بِٱلْمَاءِ وَٱلثَّلْجِ وَٱلْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ ٱلْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى ٱلثَّوْبُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَأَدْخِلْهُ ٱلْجَنَّةَ، وَنَجِّهِ مِنْ عَذَابِ ٱلْقَبْرِ وَعَذَابِ ٱلنَّارِ.
“Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, berilah keselamatan dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempat tinggalnya, lapangkanlah kuburnya, mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari dosa-dosanya sebagaimana kain putih dibersihkan dari noda. Berilah dia rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia, keluarga yang lebih baik, dan masukkanlah dia ke dalam surga. Lindungilah dia dari siksa kubur dan siksa neraka.”
6. Menutup Ziarah dengan Doa
Dainjurkan untuk membaca doa agar amalan yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan bermanfaat bagi almarhum maupun peziarah.
Demikian tata cara dan bacaan doa saat ziarah kubur yang biasanya dilakukan menjelang bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat!.(Hul)
