Jeumpa.com | Banda Aceh – Rapat pleno terbuka pencermatan rekapitulasi penghitungan suara tingkat Provinsi Aceh oleh KIP Aceh, melahirkan 11 nama yang diprediksi menempati kursi yang tersedia usai perhitungan dengan metode sainte lague, Selasa (12/03/2024).
Untuk DPRA Dapil 1 diprediksi 11 nama akan menduduki kursi tersedia, berikut profil singkat mereka yang dirangkum Jeumpa.com.
Teungku Nazaruddin S.I, Kom., lebih dikenal dengan nama Tgk Agam menempati kursi pertama. Lahir di Sabang 21 Maret 1972, karirnya sebagai tokoh pejuang GAM serta pernah menjabat sebagai Walikota Sabang.
Kursi kedua ditempati oleh Munawar AR yang merupakan sekretaris PKB Aceh. Lahir di Aceh Besar pada 5 April 1990. Selain di PKB, ia juga merupakan tenaga ahli DPR RI sektor pertanian.
Tempat ketiga diduki oleh kader Partai Golkar yaitu Dr. Ansari Muhammad, S.Pt., M.Si. Sosok incumbent ini berhasil mengalahkan koleganya dari partai dengan lambang pohon beringin ini.
Posisi keempat ditempati Iskandar Ali, pria ini lahir di Gampong Siem Aceh Besar 12 April 1981. Saat ini menjabat sebagai Ketua DPRK Aceh Besar periode 2016 – 2024. Politisi ini diketahui sempat melepas statusnya sebagai PNS tahun 2007, selanjutnya ia memilih berbisnis dan dipercayai menjabat Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Aceh Besar.
Kursi kelima diprediksi akan diduduki oleh Tati Meutia Asmara, S.K.H., M.Si. Lahir di Langsa 19 Januari 1977 dan diketahui sebagai perempuan pertama yang memimpin DPRK Banda Aceh sejak diangkat sebagai ketua sementara periode 2019 hingga 2024. Karir Tati dikenal sebagai seorang guru dan pernah berkarir di Panwas Kecamatan Jaya Baru. Selanjutnya, ia juga aktif di organisasi seperti IPMI Aceh, BKOW Aceh, KPPI (Kaukus Perempuan Politik Indonesia), Badko HMI Aceh, dan lainnya.
Drs. H. Abdurrahman menduduki kursi keenam DPRA Aceh Dapil 1. Pria kelahiran Aceh Besar 12 Juni 1963 ini merupakan incumbent yang terpilih kembali. Sebelumnya, ia aktif sebagai pengusaha dan beberapa organisasi yang ia geluti seperti salah satunya adalah Pemuda Anshor Aceh.
Kader Partai Nasdem H. Heri Julius S.Sos., M.M menempati posisi ketujuh dalam daftar ini. Pria kelahiran Sigli 2 Maret 1970 ini diketahui sebelumnya adalah seorang mantan anggota Polri yang meminta pensiun dini dan terjun ke politik.
Arif Fadilah S.I, Kom. M.M. menjadi nama berikutnya dalam daftar perolehan kursi DPRA Aceh Dapil 1 ini. Pria kelahiran 10 Juli 1973 ini juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh. Di masa sulit, Arif juga sempat menarik becak saat baru bergabung dengan Partai Demokrat.
Baca juga: 7 Nama DPR Rl Aceh Dapil I, Ini Profil Singkatnya
Posisi kesembilan perolehan kursi DPRA Aceh Dapil 1 diduduki oleh Ilmiza Sa’aduddin Djamal MBA dari Partai PPP. Lahir di Banda Aceh 31 Mei 1970, Ilmiza merupakan saudara dari Iliza Sa’aduddin Djamal. Ia diketahui menamatkan pendidikan S1 dan S2 di USA.
Partai Aceh kembali mengirim kadernya, yaitu Hasballah, S.Ag. yang menempati urutan ke-10 perolehan kursi DPR Aceh Dapil 1. Ia juga merupakan Ketua DPW Partai Aceh (PA) Aceh Besar yang juga menjabat sebagai Direktur PT Tambang Indrapuri Jaya (TIJ). Dikenal dengan panggilan “Cut Apa”, pria ini memiliki banyak pengalaman kerja dan NGO pasca tsunami Aceh.
Kursi terakhir perolehan DPRA Aceh Dapil 1 ditempati oleh Edi Sadikin dari Partai Darul Aceh. Ia juga diketahui menjabat sebagai Ketua Partai Darul Aceh dan pernah dilantik dalam rapat paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) menjadi anggota DPR Aceh di sisa masa jabatan tahun 2019-2024.
Berikut merupakan daftar perolehan suara lengkap DPRA Aceh Dapil 1 beserta dengan nama kader dan partai.
1. Partai Aceh (57.970), Nazaruddin, SI, Kom (19.221)
2. PKB (44.056), Munawar AR (15.014)
3. Golkar (43.975), Ansari Muhammad (15.518)
4. PAN (40.832), Iskandar Ali (19.793)
5. PKS (40.576), Tati Meutia (11.236)
6. Gerindra (30.611), Abdurrahman (12.087)
7. Nasdem (29.413), Heri Julius (9.323)
8. Demokrat (27.541), Arif Fadilah (8.785)
9. PPP (25.676), Ilmiza (13.485)
10. Partai Aceh (57.970 : 3 = 19.323), Hasballah S.Ag (9.096)
11. Partai Darul Aceh (16.860), Edi Sadikin (8.170). (Ap)
