Jeumpa Media | Pidie Jaya- Banjir kembali menghantam sejumlah desa di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, setelah Sungai Krueng Meureudu meluap tanpa ampun pada Rabu (8/4/2026) malam.
Air berwarna keruh dilaporkan menggenangi rumah-rumah warga hingga menutup akses jalan desa dan jalur penghubung antar kecamatan.
Kondisi semakin memprihatinkan ketika genangan air meluber hingga ke badan jalan nasional di wilayah Gampong Meunasag Cut dan Meunasah Mayang, menyebabkan arus transportasi tersendat dan aktivitas masyarakat terganggu.
Situasi ini menambah kecemasan warga yang belum sepenuhnya pulih dari trauma banjir besar tahun 2025. Banyak dari mereka memilih mengungsi demi keselamatan, meninggalkan rumah yang kembali terancam.
Di tengah kepanikan dan ketidakpastian jumlah wilayah terdampak yang masih didata, keputusan pemerintah daerah justru menuai sorotan.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya tetap melanjutkan agenda pelantikan 21 pejabat eselon II di Aula Cot Trieng, Kantor Bupati.
Langkah ini memicu tanda tanya dan kritik, karena dilakukan saat warga sedang berjuang menghadapi bencana yang kembali menguji ketahanan mereka.(*)
