Berikut Visi Misi dan Profil 4 Paslon Bupati Bener Meriah

Jeumpa Media | Bener Meriah – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan pada November 2024 mendatang. Untuk wilayah kabupaten Bener Meriah, terdapat empat nama pasangan calon Bupati dan wakilnya yang telah resmi ditetapkan Komisi Independen Pemilihan (KIP).

Berikut Visi Misi serta profil dari masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Bener Meriah yang telah dirangkum oleh jeumpa media pada Jumat (18/10/2024).

Nomor Urut 1 yaitu pasangan Edi Sariman Usman dan Rais Abidin.

Edi Sariman Usman, S.Pdi atau lebih di kenal Ustad Hanafi, lahir di Blang rakal 9 Agustus 1984, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Ia menyelesaikan sarjana di Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor. Tahun 2015 ia berhasil mendirikan salah satu Pondok pesantren gratis dengan nama Tahfiz Qur’an Umar Bin Khatab di Jawa barat.

Bermula dari 150 santri, kini 2024 sudah mencapai ribuan santri yang belajar di Pondok Pesantrenya secara gratis bagi anak kurang mampu, putra-putri Gayo Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues dengan fasilitas lengkap.

Lulusan Pondok Pesantren nya juga banyak melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah seperti Mesir, Arab Saudi, Maroko, Madinah dan pemberian tiket umrah bagi santri hafiz 30 Juz berprestasi.

Edi juga ahli penguasaan bahasa Internasional hingga keliling ke 36 Negara. Karena kemampuan itu, Edi mudah di kenal oleh pejabat tinggi nasional baik dengan Presiden, Menteri, dan Para Jenderal, serta Ulama Pusat termasuk Ustadz Abdul Somad (UAS).

Ia memiliki misi besar memimpin dan bertekad membawa Bener Meriah ke arah yang lebih bermartabat, bermarwah di masa depan.

Sedangkan wakilnya yaitu Rais Abidin SH merupakan seorang pensiunan ASN yang telah lama mengabdikan dirinya untuk masyarakat Bener Meriah.

Ia lahir di Pondok Baru pada 24 Maret 1964, pernah menjabat sebagai Kepala Desa Pondok Baru (2001-2003), Camat di Kecamatan Permata (2015-2017) dan Camat di Kecamatan Bandar (2018-2022).

Dengan latar belakang pendidikan terakhir sebagai Sarjana Hukum, Rais memiliki kemampuan dan pengalaman yang solid dalam menjalankan roda pemerintahan.

Visi dari pasangan ini yaitu Terwujudnya Kabupaten Bener Meriah Maju, Mandiri dan Religius. Misi mereka adalah pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, mewujudkan pemerintahan yang bersih, peningkatan layanan pendidikan, ekonomi dan lainnya.

Selanjutnya pasangan nomor urut 2 yaitu Tagore Abu Bakar dan Armia.

Ir.H. Tagoore Abu Bakar lahir pada 20 April 1954. Ia adalah seorang politikus Indonesia kelahiran Takengon, Aceh. Tagore memulai karir politiknya setelah meraih gelar sarjana di Universitas Sumatera Utara tahun 1983.

Ia terjun ke dunia politik bersama Golkar. Ia pernah menjabat sebagai ketua DPD II Golkar Aceh Tengah periode 1998-2003. Setelah itu, melanjutkan karir politiknya sebagai ketua DPD II Golkar Kabupaten Bener Meriah tahun 2003-2013 dan Bupati Bener Meriah pada periode 2007-2012.

Tagore kemudian pindah ke fraksi PDI Perjuangan dan mencalonkan dirinya menjadi anggota DPR-RI melalui daerah pemilihan Aceh II. Periode 2014-2019, Tagore menjabat di Komisi II DPR membidangi pemerintahan dalam negeri, kepemiluan, otonomi daerah, aparatur dan reformasi birokrasi.
Setelah menyelesaikan masa jabatannya, Tagore mencalonkan dirinya lagi melalui fraksi PDI Perjuangan dalam pemilihan umum legislatif Indonesia 2019.

Wakilnya yaitu Ir. H. Armia, adalah seorang pengusaha kopi yang lahir pada 7 Mei 1964 di Pondok Sayur, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

Armia memulai kariernya sebagai Purchasing Staff di LTA-77 (Loan Technical Assistant) untuk proyek pengembangan kopi Gayo di Pondok Gajah, Bener Meriah, dari tahun 1988-1992.

Ia kemudian bekerja sebagai General Affair di PT TVM (Taiwan Video Monitor) di Tangerang, Jawa Barat, dari tahun 1992-1996.
Tahun 2000-2004, Armia menjabat sebagai Operational Manager di PT Mandago International Medan, Sumatera Utara.

Setelah itu, ia menjadi Direktur di PT Sumatra Arabika Gayo (SAG) dari tahun 2005-2008. Ia juga menjabat sebagai Ketua AEKI (Assosiasi Eksportir Kopi Aceh) pada 2017 hingga kini dan Member of Asia, Facific Coffee dan Advisory group pada 2023 sampai sekarang.

Visi mereka yaitu Terwujudnya kabupaten Bener Meriah yang maju, sejahtera, dan bertaqwa. Misi nya yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengembangkan pembangunan dan lainnya.

Kemudian pasangan nomor urut ke 3 yaitu Mohammad Amin dan Ridwan MT.

Mohammad Amin saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Bener Meriah dan pernah menjadi ketua pemuda Pancasila tahun 2020-2022. Pada Pemilu 14 April 2024, ia berhasil mengantarkan anaknya, yaitu Diana Putri Amelia merebut kursi DPR Aceh. Namun, tak banyak informasi mengenai sosok Mohd Amin.

Pasangannya yaitu Ridwan Abdul Muthalib lahir pada tahun 1956 di Takengon, Aceh Tengah. Ia berhasil menyelesaikan pendidikannya di ATN Jakarta tahun 1979 diploma III, dan lanjut Sarjana Teknik di ISTN tahun 1990, kemudian Magister Teknik di Universitas Indonesia tahun 2003.

Kariernya diawali di perusahaan Wika mulai dari bawah hingga pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Wika Bangunan Gedung sampai tahun 2016.

Hingga kini dia menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Rekayana Mitra Utama sampai tahun 2022, dan selanjutnya diangkat sebagai Direktur Utama.

Visi pasangan ini yaitu kerja menuju Bener Meriah mandiri, unggul, religius, tertata dan amanah. Sedangkan beberapa misinya yaitu mewujudkan kesejahteraan masyarakat, pembangunan kewilayahan, kemandirian ekonomi dan lainya.

Selanjutnya pasangan ke 4 yaitu Dailami dan Kamaruddin, B.A yang mendaftar melalui jalur independent.

Dailami, lebih dikenal dengan nama Teungku Aci lahir 5 Februari 1974 di Kampung Kenawat. Ia merupakan mantan tokoh pejuang GAM. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur GAM Wilayah Linge, Ketua Koni Bener Meriah 2019-2020 dan Wakil Bupati Bener Meriah periode 2021—2022 melalui partai Golkar.

Sedangkan wakilnya yaitu Kamaruddin merupakan birokrat yang lahir di Kampung Reje Guru Kecamatan Bukit, Bener Meriah, pada 17 Agustus 1961.

Kamaruddin meluluskan Sarjananya di Akademik Pemerintah Dalam Negeri (APDN) di tahun 1986. Ia pernah menjabat sebagai Camat Bukit, Kabupaten Bener Meriah selama 2007-2013 dan menjabat di Setdakab Bener Meriah sebagai kepala tata pemerintahan selama 2013-2014.

Kemudian Camat di Syiah Utama selama 2014-2018 dan Camat di Kecamatan Bukit selama 2018-2019 hingga pensiun.

Visi pasangan ini yaitu terwujudnya Bener Meriah tangguh, adil dan bermartabat. Sedangkan misinya yaitu meningkatkan ketakwaan dan keimanan umat beragama, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, membangun pertumbuhan ekonomi dan lainnya. (Ri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *