Jeumpa Media | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Nagan Raya telah menetapkan 4 pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati yang akan bertarung memperebutkan kursi bupati Nagan Raya periode 2024-2029. Berikut profil singkat mereka yang dirangkum Jeumpa Media, Jumat (18/10/2024).
1. Samsuardi SH – Adifal Susanto STP (diusung PA dan PKS)
Samsuardi alias Juragan lahir di Kuta Saih, pada 02 Mei tahun 1969 dan sekarang tinggal di Desa dan Kecamatan Alue IE Mameh kabupaten Nagan Raya.
Ia adalah mantan ketua DPRK Nagan Raya yang pernah terbukti bersalah menggerakkan orang lain melakukan perusakan kebun kelapa sawit milik warga Desa Pulo Ie, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya beberapa tahun silam. Hakim memvonis dengan satu tahun penjara pada 2019.
Pada 2023, mantan Kombatan GAM tersebut terpilih sebagai ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Nagan Raya periode 2023 hingga 2027.
Sementara tidak banyak informasi terkait profil wakilnya Adifal Susanto STP.
Paslon yang disingkat JADI ini memiliki niat dan cita cita untuk membangun kabupaten Nagan Raya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
2. Dr TR Keumangan SH MH – Raja Sayang (diusung Golkar dan SIRA)
Teuku Raja Keumangan lahir di Peuleukung, Seunagan Timur, Nagan Raya pada 18 Agustus 1967. Ia merupakan alumni dari Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh (S1),
Ilmu Hukum Universitas Syiah Kuala (S2), dan Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Ar Raniry (S3).
Pria berusia 57 tahun ini pernah menjabat sebagai PNS Kejaksaan Tinggi Aceh pada 1987, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Nagan Raya, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kab. Nagan Raya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh 2019 hingga 2024, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh 27 Desember 2022 dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh 2024 sampai 2029.
Sementara Raja Sayang diketahui merupakan Ketua DPW Partai SIRA Nagan Raya periode 2023 – 2028 dan mantan anggota dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya.
Tidak banyak informasi yang berhasil didapatkan mengenai wakilnya, Raja Sayang.
Pasangan yang disingkat dengan TRK SAYANG itu menyebutkan jika ada 3 sektor utama yang harus ditata di Nagan Raya, yaitu pertanian, perkebunan dan perikanan.
3. Drs H Asib Amin – H Tarmilin Usman SE MSi (diusung PPP dan Gerindra)
Asib Amin adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Ia memiliki pengalaman di birokrasi selama 29 tahun dengan jabatan terakhir Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Nagan Raya. Ia juga pernah menjadi anggota DPRA dari Partai Gerindra selama 10 tahun.
Sementara Tarmilin Usman adalah mantan ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh.
Tidak banyak informasi yang terangkum media mengenai kedua sosok ini.
Paslon ini berjanji akan mengupayakan agar sektor-sektor Perkebunan dan pertanian menjadi prioritas utama dalam kebijakan pembangunan ekonomi. Karena dengan pengelolaan yang tepat, sektor pertanian dan perkebunan dapat menjadi tulang punggung perekonomian Nagan Raya.
4. Jonniadi SE MSi – Zaini Mantri Doi (diusung PDIP, Demokrat, PAS, NasDem dan PKB)
Jonniadi adalah Ketua dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya, sekaligus wakil ketua I Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat.
Sementara Zaini adalah seorang tenaga kesehatan yang sudah lama membantu warga masyarakat Nagan Raya dan Aceh Barat.
Pria kelahiran Cot Kuta 25 Maret 1975 ini merupakan lulusan Sekolah Perawat Kesehatan (SPK) Depkes meulaboh, DIII Poltekkes Meulaboh dan Menempuh Pendidikan Strata 1 di STIKES Flora Medan.
Ia dipercaya sebagai tim pemenangan Calon Presiden Prabowo-Hatta pada Pilpres 2014, Tim pemenangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf-T.A.Khalid pada pilkada 2017, Tim pemenangan Prabowo-Sandi pada pilpres 2019, dan Bendahara DPW Partai Aceh Nagan Raya 2018 hingga 2023.
Selanjutnya, ia menjadi Bendahara DPW Partai Aceh Nagan Raya 2023 sampai sekarang, Tim pemenangan Prabowo-Gibran pada pilpres 2024, Dewan Kehormatan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Nagan Raya 2021 hingga Sekarang, dan Ketua Pembina Yayasan Mantri Doi 2020 sampai Sekarang.
Paslon yang disebut JOZ ini berfokus pada empowership of government atau pemberdayaan pemerintah. Mereka menekankan bahwa fungsi pemerintah harus terlebih dahulu dikembalikan ke fungsi pelayanan umum (generalis serve), yaitu melayani masyarakat secara luas sebelum berupaya memberikan pelayanan prima.
Demikian profil singkat 4 sosok paslon Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya 2024. (Tasya)
