Jeumpa.com | Aceh Besar – Pencinta lingkungan dari berbagai komunitas turut hadir meramaikan pelepasan 110 ekor tukik penyu jenis Lekang di Lampu’uk yang diberi tajuk Sea Turtles Hatchlings Release, turut diprakarsai oleh Ceudah Asian Frienship Society of Aceh (C-AFS-Aceh), petang Jumat (19/1/2024).
“Alhamdulillah, petang ini Ceudah Asian Friendship Society of Aceh bersama Konservasi Penyu Lampuuk melepaskan 110 ekor Tukik Penyu Lekang,” ungkap Syafwina (kerab disapa Wina SW1) selaku Ketua Ceudah-AFS-Aceh.
Ditelusuri melalui media sosial Facebook akun Syafwina, jeumpa.com mengkonfirmasi terkait pelepasan penyu jenis Lekang tersebut, melalui pesan WhatsApp, ia turut menyampaikan rasa terima kasih yang tinggi atas keterlibatan seluruh pihak sehingga release tukik penyu Lekang berhasil dilangsungkan secara lancar dan sukses.
‘Terima kasih banyak atas partisipasi Taekwondo Banana Futsal dan semua peserta. Semoga tukiknya hidup semuanya. Aamiin’ tulis Syafwina di laman akun Facebooknya.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan Ceudah Asian Friendship Society of Aceh yang saya ketuai, bekerjasama dengan teman-teman dari Konservasi Penyu Lampu’uk,” paparnya.
Tadi sore berhasil dilepas 110 tukik Penyu Lekang yang berusia 4 hari, pesertanya cukup beragam seperti dari Taekwondo Banana Futsal, kalangan mahasiswa, pelajar, juga antusiasme yang luar biasa dari anak-anak Lampu’uk setempat disaksikan juga oleh masyarakat Aceh Besar.
“Ini merupakan upaya pelestarian penyu yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan jenis penyu yang semakin langka”, lanjutnya.
Komunitas Konsevasi Penyu Lampu’uk merupakan kumpulan anak-anak muda Lampu’uk yang peduli pada penyu, komunitas ini sudah ada sejak 17 tahun yang lalu, mereka berlokasi di Babah Dua Lampuuk.
Komunitas Konsevasi Penyu Lampuuk merupakan kumpulan pencinta lingkungan dan khususnya hewan penyu yang bergerak secara mandiri dan membuka kerjasama dengan siapa pun yang mau peduli.
Kerjasama antara Komunitas Konservasi Penyu Lampu’uk dengan Ceudah Asian Friendship Society of Aceh sudah dimulai sejak 6 tahun silam.
“Sebelum pelepasan, saya bercerita tentang siklus hidup penyu dan briefing oleh Ikhsan yang biasa dipanggil Adun dari Konservasi Penyu Lampu’uk,” urainya.
C-AFS-Aceh, memiliki program ‘Teman Si Penyu’ untuk mereka yang peduli penyu, C-AFS-Aceh telah didirikan sejak tahun 2005, komunitas ini bergerak dalam bidang edukasi lingkungan, prb dan budaya
“Pelepasan tukik ini merupakan kegiatan rutin tahunan, tahun lalu, kami melepas tukik penyu Belimbing, tahun ini jenis tukik penyu Lekang, Konservasi Penyu Lampu’uk sudah beberapa hari melakukan kegiatan serupa berrsama komunitas lainnya juga,” lanjutnya.
“Komunitas Konservasi Penyu Lampu’uk sungguh luar biasa. Alangkah bagus jika setiap kampung punya anak-anak muda yang perduli lingkungan seperti Ini, kegiatan utama mereka termasuk pelepasan tukik, dimulai dari sejak menjaga telur penyu hingga menetas, merawat dan melepaskan ke laut,” pungkasnya.
Komunitas Konservasi Penyu Lampu’uk juga mengajak komunitas lainnya turut partisipasi dalam berbagai aktifitas peduli lingkungan hidup, juga melibatkan berbagai instansi untuk turut berpartisipasi, komunitas penyelamat penyu tersebut juga membuka donasi untuk keberlanjutan program yang bertujuan secara kolaborasi bersama seluruh pemerhati lingkungan hidup agar dapat menjalankan misi komunitas. (Mr)
