Jeumpa.com | Banda Aceh – Menjelang Ramadhan dan pengaruh inflasi, harga emas di sejumlah wilayah di Aceh mengalami kenaikan harga yang fantastis.
Harga emas di Banda Aceh telah mengalami kenaikan dari semenjak 2 hari yang lalu.
Emas di Banda Aceh diketahui telah naik sebesar Rp. 40.000, hingga menjadi Rp. 3.330.000 per mayam, belum termasuk ongkos buat.
Terpisah, harga emas di Aceh Jaya juga terpantau naik hingga Rp. 3.500.000 per mayam (3,3 gram), sudah termasuk ongkos. Sedangkan emas london naik dari harga Rp. 3.230.000 menjadi Rp. 3.330.000 per mayam, belum termasuk ongkos.
Selain Banda Aceh dan Aceh Jaya, harga emas juga meningkat di Lhokseumawe. Harga emas di Lhokseumawe naik sebanyak Rp. 3000 hingga Rp. 9.000 per mayam. Contohnya, emas murni naik dari Rp. 3.103.500 menjadi Rp. 3.112.500 per mayam, dan emas london naik dari Rp. 2.903.500 menjadi Rp. 2.912.500 per mayam.
Tidak hanya Banda Aceh dan Aceh Jaya, harga emas di Aceh Timur juga tidak luput dari inflasi. Sampai hari ini, harga emas di Aceh Timur telah meningkat hingga Rp. 100.000 per mayam. Saat ini, emas murni dihargai sebesar Rp. 3.400.000 per mayam, emas london Rp. 3.300.000 per mayam, dan emas batangan lokal dijual seharga Rp. 1.060.000 per gram.
Sejalan dengan daerah-daerah sebelumnya, harga emas di Langsa juga meningkat, terutama saat menjelang Ramadhan. Dijabarkan bahwa harga emas murni kadar 99,5 meningkat dari Rp. 3.370.000 per mayam menjadi Rp. 3.470.000 per mayam, belum termasuk ongkos.
Sedangkan harga emas batangan kini dibanderol seharga Rp. 1.065.000 per gramnya, emas kadar 97 persen dihargai Rp. 3.350.000 per mayam, dan emas 70 persen dijual seharga Rp. 900.000 per gram. (Tsy)
