Jeumpa Media | Jakarta – Badai menerjang Israel tepatnya Gurun Negev dan Kota Beersheba, di mana embusan angin yang sangat kuat membuat jarak pandang nyaris nol.
Badai pasir tersebut membuat kawasan itu dipenuhi kabut tebal dan menjadikan langit berwarna jingga gelap.
Media lokal Chanel 12 melaporkan bahwa badai mencapai sebuah pangkalan militer di Negev Israel.
Sehingga tentara kesulitan menutup gerbang karena kencang nya angin
Sebelumnya, para ahli meteorologi telah mengeluarkan peringatan mengenai potensi angin kencang yang akan melanda wilayah selatan Israel.
Peringatan dini tersebut menjelaskan adanya potensi angin kuat yang diperkirakan akan terjadi pada siang hari yang disertai kabut asap tebal.
Bahkan, peringatan tersebut juga mengingatkan adanya kemungkinan badai pasir di wilayah selatan.
“Gelombang panas juga diperkirakan mencapai puncaknya pada sore hari, dengan suhu berkisar antara 98 hingga 100 derajat Fahrenheit (36,66 hingga 37,77 derajat Celsius) di sepanjang kawasan pesisir,” ujar ahli meteorologi Lior Sudri dikutip dari NDTV, Kamis (2/5/2025).
Sementara itu kebakaran juga mulai meluas di 29 titik api di berbagai wilayah Israel saat ini mereka kesulitan memadamkan api dan meminta bantuan internasional ditengah kekeringan dan badai yang melanda Israel.
Bencana tersebut bertepatan dengan hari perayaan ulang tahun Israel ke 77 tahun juga bertepatan dengan peringatan nakba oleh warga Palestina atas peristiwa pengusiran dan pembantaian 700.000 warga Palestina oleh Israel. Kini Israel porak poranda dihantam badai dan kebakaran. (*)
