Jeumpa Media| Banda Aceh – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi menghadiri kegiatan penganugerahan Penyuluh Agama Islam (PAI) Award 2024 di Jakarta Utara pada Rabu (21/08/2024) malam.
Dilansir dari laman Kemenag Aceh, Kakanwil dan jajaran Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf (Penaiszawa), serta para peserta PAI Award dari Aceh, juga mengikuti peluncuran Gerakan Nasional Wakaf uang Penyuluh Agama Islam, di di El Hotel Jakut.
Hadir juga bersama Kabid Penaiszawa H Zulfikar SAg MAg, Katim Penyuluh Dra Evi Sri Rahayu MSos, dan Penyusun Bahan Pembinaan Musabaqah Ustaz Sanaul SHI ini, para Kakankemenag dari daerah asal Peserta PAI Award di Aceh. Antara lain hadir Kakankemenag Aceh Utara, Kakankemenag Aceh Tengah, dan Kakankemenag Aceh Tenggara.
Kakanwil dan Pengugus LPTQ sebelumnya juga mengikuti rangkain acara Technical Meeting MTQ di Kemenag RI.
Kemudian, dalam acara PAI Award yang diadakan dari sejak Senin-Rabu atau 19-22 Agustus 2024 ini juga turut dihadiri oleh Wamenag H Saiful Rahmat Dasuki MSi yang ikut memberikan penghargaan kepada para penyuluh Agama Islam yang telah berprestasi.
Wamen ajak optimalisasikan peran dan pengabdian PAI dalam mengedepankan ajaran Islam yang rahmatan lil’aalamiin.
Dalam ajang PAI Award, sebanyak 80 PAI yang telah berprestasi berhasil lolos ke babak final yang terbagi dalam 8 kategori. Dari jumlah tersebut, 11 PAI dinobatkan sebagai yang terbaik.
“Kepada para pemenang, kemenangan ini adalah kemenangan kita bersama dalam menjaga soliditas dan dedikasi para Penyuluh Agama Islam di seluruh Indonesia,” ungkap Wamenag.
Sesi Launching Gerakan Nasional Wakaf Uang Penyuluh Agama Islam dilakukan Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Prof Dr Phil H Kamarudin Amin MA.
Sementara itu, Kamaruddin Amin menjelaskan jika dengan ikut berpartisipasi mewakafkan 20.000 ribu rupiah setiap Penyuluh Agama Islam, maka akan dapat membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia.
Penyuluh Agama yang hadir di acara ini bisa langsung scan barcode yang sudah disediakan panitia untuk bisa wakaf uang sebesar 20.000.
Berikut juara terbaik dalam penerima penghargaan PAI Award 2024:
Peningkatan Literasi Al-Qur’an: Lailatul Fithriyah Azzakiyah (Jawa Timur)
“Tahfizh Al Qur’an Tematik (TQT): Metode Efektif Peningkatan Literasi Makna Al-Qur’an”
2. Pendampingan Kelompok Rentan: Rusman Edi (Sumatra Barat)
“Program Pembinaan Anak Spesial (PANAS) Kota Bukittinggi”
3. Kesehatan Masyarakat: Umi Khoirun Nisa (Jawa Tengah)
“Strategi Pencegahan Stunting melalui Sepijar”
4. Pemberdayaan Ekonomi Umat: Dewi Sartika (Bengkulu)
“KEMEJA (Kemenag Jemput Halal) Gratis: Manfaat Label Halal bagi Perkembangan Usaha Pelaku UMKM”
5. Penegakan Hukum: Fitria Rahmi (Sumatra Barat)
“Bina Tiga Ketahanan untuk Lima Puluh Kota Bersih dari Narkoba (Upaya Preventif Penyuluh Agama)”
6. Pelestarian Lingkungan: Suriyani (Kalimantan Utara)
“Peningkatan Pendapatan Ekonomi Majelis Taklim melalui Pengelolaan Kebun Organik di Pekarangan Rumah”
7. Metode Penyuluhan Baru: Habibur Rohman (Jawa Timur)
“Audiobook Binwin: Inovasi Penyuluhan Agama Islam Bimbingan Perkawinan dan Sarana untuk Difabel Netra”
8. Penguatan Moderasi Beragama: Syarif Hidayatullah (Jawa Tengah)
“Bina Eks Napi Terorisme menjadi Agen Moderasi Beragama Cinta NKRI”
Kemenag juga memberi penghargaan pada para penyuluh yang aktif di media sosial untuk kategori “Social Media Influencer”, yaitu:
1. Jihan Asfia Hamida (Sulawesi Tenggara), akun IG, @jihanasfiah
2. Deni Puji Utomo (Sulawesi Tenggara), akun IG, @denikemenag
3. M. Hudori (Jawa Barat), akun IG, @Fiqh_Keluarga.
