Jeumpa Media | Banda Aceh – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Tingkat Provinsi untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Gedung DPR Aceh, Jl. Tgk Daud Beureueh No.H. M, Kuta Alam, Banda Aceh, selama tiga hari, mulai Sabtu hingga Senin (7-9/12/2024).
Tahapan ini merupakan langkah krusial dalam proses demokrasi di Aceh. Melalui rapat pleno terbuka ini, KIP Aceh akan mengesahkan dan menetapkan hasil akhir penghitungan suara dari seluruh kabupaten/kota di Aceh. Hasil rekapitulasi suara ini nantinya akan menjadi dasar penetapan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh terpilih.
Ketua KIP Aceh Agusni mengatakan. Rapat ini bertujuan untuk memastikan proses penghitungan suara berjalan secara transparan dan dapat diawasi oleh berbagai pihak, termasuk saksi pasangan calon, pemantau pemilu, dan masyarakat umum. Keterbukaan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu serta meminimalkan potensi sengketa.
KIP Aceh memberikan ruang bagi pihak terkait, seperti KPU, Panwaslih Aceh, dan saksi pasangan calon, untuk menyampaikan keberatan atau klarifikasi terhadap hasil rekapitulasi sebelum ditetapkan. Proses ini dirancang untuk memverifikasi dan menyinkronkan data hasil rekapitulasi dari tingkat kabupaten/kota, sehingga memastikan akurasi dan validitas hasil.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting yakini. PYM Wali Nanggroe. PJ Gubernur Aceh. Kapolda Aceh. Pangdam Iskandar Muda. Kajati Aceh. Ketua DPR Aceh. Kabais. Kabinda. Kesbangpol Aceh. Wakil Ketua dan Anggota KIP Aceh. Ketua dan Anggota Panwaslih Aceh. Saksi Pasangan Calon. Ketua dan Anggota KIP Kabupaten/Kota. Ketua dan Anggota Panwaslih Kabupaten/Kota. LO Pasangan Calon/Partai Politik Pengusung. Pemantau dan Pewarta/Media.
Agusni menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, damai, dan mencerminkan demokrasi yang santun serta Islami.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pemilu ini. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan baik,” tutupnya.
Acara ini mencerminkan komitmen Aceh dalam menjaga keadilan dan transparansi proses demokrasi untuk masa depan yang lebih baik.(Mis)
