Jeumpa Media | Takengon – Dalam upaya mendapatkan pandangan akademisi terhadap laporan temuannya, KKR Aceh menyelenggarakan Diseminasi di aula IAIN Takengon, Rabu (25/09/2024).
Safriandi S.Pdi pemateri yang juga Komisioner KKR Aceh mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya menerima masukan serta sosialisasi tentang kerja-kerja KKR Aceh juga diskusi laporan temuannya.
“Berbicara konflik Aceh, anak muda yang lahir di tahun 2000an banyak yang tidak mengetahui, padahal itu adalah bagian dari sejarah yang tidak boleh kita lupakan. Bukan bagian dari membuka luka lama, tapi menjadi pembelajaran dan mencegah ketidakberulangan peristiwa kelam masa lalu di masa dan Generasi yang akan datang.
Kita juga ingin mendengar pendapat akademisi baik harapan serta masukannya agar implementasi rekomendasi reparasi dari KKR Aceh menjadi perhatian semua pihak,” ujarnya.
Adapun penanggap diseminasi dari IAIN Takengon Sutrisno MA memberikan beberapa pendapat kepada KKR Aceh seperti membuat master plan pemulihan korban konflik terkhusus perempuan dan anak di Aceh serta terkait sosialiasi.
“Selain adanya master plan khusus pemulihan bagi perempuan dan anak maka penting juga bagi KKR Aceh memperbanyak sosialisasi untuk membangun opini publik dalam merawat perdamaian,” katanya.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Rektor IAIN Takengon Prof Dr Ridwan Nurdin MCL serta diikuti peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa.
Sementara dari KKR Aceh juga turut hadir Komisioner Bustami M.Sos dan Sharli Maidelina S.Pd CPM serta anggota Pokja KKR Aceh Rini Anggraini S.IKom. (and)
