LPTQ Salin Naskah Mushaf Baiturrahman

Jeumpa Media | Banda Aceh – Lembaga Tilawatil Quran (LPTQ) Aceh melaksanakan kegiatan Penyalinan Naskah Manuskrip Mushaf Baiturrahman yang resmi dimulai di Aula LPTQ Aceh pada Rabu, (5/3/2025).

Kegiatan ini merupakan agenda perdana penyalinan Mushaf yang dilaksanakan oleh LPTQ dan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh serta disponsori oleh Bank Indonesia.

Penyalinan naskah manuskrip tersebut dilakukan oleh 30 kaligrafer yang sudah mumpuni dibidangnya. Awalnya terdapat 57 kaligrafer yang dihubungi oleh pihak LPTQ, namun yang bersedia hanya 30 orang yang berasal dari berbagai daerah di Aceh.

“Disini ada 30 kaligrafer yang kita hubungi dan bersedia untuk terlibat dalam proyek ini. Daerah asalnya beragam, hampir ada perwakilan dari seluruh Aceh. Ditargetkan satu orang kaligrafer menyelesaikan satu juz salinan naskah.” Ujar Hanan, selaku Koordinator Bagian Kaligrafi kepada media di Aula LPTQ pada Selasa, (11/3/2025).

Hanan juga menambahkan bahwa penyalinan ini bertujuan untuk mengenalkan mushaf Baiturrahman yang memiliki sejarah mendalam bagi warga Aceh.

“Selain karena nilai sejarahnya yang dalam, juga supaya masyarakat Aceh tau bentuk mushaf zaman dulu di Aceh yang saat ini aslinya ada di Belanda.” Ungkap Hanan.

Direncanakan demografi penyalinan Naskah Manuskrip Mushaf Baiturrahman juga akan dilaksanakan di Mesjid Raya Baiturrahman pada Rabu, (12/3/2025).

“Penyalinan naskan kita rencanakan selesai pada tanggal 16 Maret 2025, malam ke 17 puasa, tepat pada malam Nuzulul Quran di Acara Aceh Ramadhan Festival untuk dijilid dan diserahkan ke Masjid Raya Baiturrahman sebagai koleksi.” Tambah Hanan.

Salman, Koordinator Pelaksana Aceh Ramadhan Festival menuturkan bahwa Mushaf Baiturrahman yang asli berada di perpustakaan Leiden University, Belanda. Penyalinan naskah ini merupakan salinan yang dibawa dalam bentuk digital oleh Dosen Filologi sekaligus Lektor Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Hermansyah.

“Beliau memiliki data koleksi digital lengkap dari mushaf Baiturrahman. Jadi yang kita salin hasil dari data digital yang beliau miliki.” Ujar Salman.

Mushaf Baiturrahman merupakan mushaf yang ditemukan pada tahun 1873 didalam pangkuan ulama sekaligus imam Masjid Raya Baiturrahman yang ditemukan oleh Ijsel de Schepper pada saat Agresi Militer I Belanda di Aceh.(Hul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *