Jeumpa Media | Bengkulu – Kisah pilu dialami oleh R (16), warga Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu yang telah dihamili tiga kali oleh pria berinisial KH (21) yang merupakan kakak kandungnya sendiri.
Dilansir dari Kompas, kejadian naas ini dialami R (16) sejak tahun 2021 di mana pada kala itu ia masih berusia 14 tahun.
Pekerja Kemensos Diana Ekawati menjelaskan bahwa aksi tersebut telah dilakukan pelaku dari semenjak korban berusia 14 tahun.
“Korban sudah pernah hamil, dua kali keguguran dan satunya sampai melahirkan, anaknya ada, laki-laki,” ungkapnya.
Kasus tersebut bermula ketika KH sering melihat korban mandi dan berganti pakaian. Hal tersebut bisa dilakukan pelaku lantaran rumah mereka hanya memiliki satu kamar tanpa sekat.
Kasus bejat pertama terjadi ketika korban baru saja selesai mandi. KH membekap dan mengancam akan membunuh korban apabila ia tidak menuruti nafsu bejatnya.
Takut, korban pun kemudian diperkosa hingga hamil.
Akan tetapi, ketika mengetahui putrinya hamil, orangtua terkesan mencoba menutupi kelakuan bejat putranya itu.
Pada kehamilan yang kedua, R melahirkan seorang bayi laki-laki.
Lucunya, ketika korban melahirkan bayinya, orangtua korban menuduh bahwa tetangganya HE-lah yang telah menghamili Koran.
HE pun sempat ditangkap, namun dibebaskan karena tidak ada cukup bukti. Sehingga orangtua korban kemudian mencabut tuntutan pada tahun 2022.
Siklus bejat sang kakak tersebut akhirnya terungkap pada tahun 2024.
Pada kehamilan yang ketiga ini, korban kembali mengalami keguguran. R yang kesakitan dibawa orangtuanya menemui bidan desa.
Saat diperiksa, bidan menyatakan bahwa R mengalami keguguran. Namun, orangtua R tidak terima dengan hasil diagnosa tersebut.
Ketika beredar desas desus tentang keluarganya, orangtua R pun menemui kepala desa untuk meluruskan kejadian yang sebenarnya terjadi.
Sementara itu, kepala desa yang curiga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan R pun dibawa ke puskesmas.
Setelah peristiwa keji tersebut terungkap, KH ditangkap pada Senin (18/03/2024).
“Untuk pelaku sudah diamankan, korban juga didampingi sekarang, masih pengembangan lebih lanjut,” ujar Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKB Sinar Simanjuntak. (Tsy)
