Jeumpa Media | Jakarta – Aceh ternyata punya berbagai kejayaan, bahkan komoditas migas yang kemungkinan kembali lagi, hal tersebut diungkapkan oleh Arifin Tasrif atau Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Hal itu disebut setelah temuan sumber gas raksasa dari sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1, yang dibor di Blok South Andaman oleh Mubadala Energy.
Sumur Tangkulo-1 diperkirakan memiliki potensi lebih dari 2 triliun kaki kubik (TCF) gas in place.
“Bagus-bagus. Dia (Mubadala) kan terakhir dapat baru lagi 2 TCF yang di lapangan,” kata Arifin disela acara The 48th IPA Convention & Exhibition (IPA Convex 2024), di ICE BSD City, Tangerang, Selasa (14/5/2024).
Menurut Menteri ESDM itu, di tahun sebelumnya Mubadala Energy juga menemukan cadangan gas melalui pengeboran sumur Layaran-1 di Blok South Andaman dengan potensi sebesar 6 TCF gas in place.
Bahkan Arifin juga mengatakan bahwa temuan gas di sumur Timpan-1 Blok Andaman II yang dioperasikan oleh Premier Oil.
Adapun, sumur Timpan-1 diperkirakan mempunyai potensi sebesar 5,5 TCF.
“Itu kita minta dipercepat sama Mubadala tu, saya berharap semua KKKS di situ bersatu aja udah,” ujar Arifin.
Dilansir dari CNBC, sebelumnya Mansoor Mohammed Al Hamed atau CEO Mubadala Energy menyebutkan, dengan penambahan kesuksesan Mubadala belum lama ini di sumur Layaran-1, penemuan game-changing ini menjanjikan transformasi lanskap energi Indonesia dan Asia Tenggara dan memperlihatkan bahwa Blok South Andaman menjadi salah satu sumber energi yang menjanjikan di seluruh dunia.
“Dengan bekerja bersama mitra dan mengerahkan kemampuan teknis yang mendunia, saya meyakini bahwa kami dapat mewujudkan potensi penuh dari blok ini, sejalan dengan komitmen kami guna mendukung tata waktu pengembangan dari pemerintah. Informasi ini menguatkan kemampuan kami untuk berperan aktif di transisi energi melalui strategi berbasis gas,” katanya.
Menurut CEO tersebut, kepemilikan hak partisipasi (working interest) 80% di Blok South Andaman, Mubadala Energy merupakan pemegang net areal terbesar di wilayah lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra.
“Sejalan dengan strategi perusahaan yang berbasis gas, sumur Tangkulo-1 merupakan pilar penting dalam narasi rangkaian pengembangan kami, dimana penemuan ini membuka potensi lebih lanjut di bagian selatan dari Blok South Andaman dan mengindikasikan tambahan multi-TCF sumber daya gas prospektif di struktur sekitarnya,” pungkasnya.
Bersama dengan sumur Layaran-1, penemuan tersebut juga menambah volume cadangan contingent dan memberikan media bagi Mubadala Energy guna melanjutkan pertumbuhan organik (organic growth) di wilayah itu melalui aktivitas eksplorasi dan appraisal selanjutnya.(RN)
