Jeumpa Media | Takengon- Ikan Depik atau (Rasbora Tawarensis) merupakan ikan endemik yang hanya bisa ditemukan di Danau Lut Tawar Takengon Aceh Tengah. Kini ikan tersebut terancam punah akibat berbagai faktor lingkungan.
Ikan kecil yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat atau nelayan sekitar Danau Lut Tawar selama berabad-abad.
Ikan depik hanya dapat ditemukan di air tawar seperti Danau Lut Tawar yang terletak di dataran tinggi Tanoh Gayo Takengon Aceh Tengah, dan menjadi salah satu jenis ikan penting dalam ekosistem Danau tersebut.
Ikan Depik dikenal karena ukurannya yang kecil dan bentuk tubuhnya yang ramping, serta menjadi komoditas perikanan yang bernilai bagi masyarakat lokal.
Namun belakangan ini populasi ikan depik mengalami penurunan yang signifikan karena faktor pencemaran air, perubahan iklim, serta perburuan berlebihan menjadi ancaman utama bagi kelangsungan hidup ikan endemik ini.
Selain itu keberadaan ikan depik juga terancam akibat konserversi lahan yang mengurangi kualitas ekosistem Danau Lut Tawar.
Menurut Asmara Piana atau kerap di sapa cincimpala selaku penggiat lingkungan mengimbau pentingnya upaya konservasi untuk menyelamatkan ikan Depik dari kepunahan.
“Salah satu langkah yang dapat kita ambil adalah dengan memperbaiki kualitas air dan mengatur pola penangkapan ikan yang berkelanjutan. Selain itu masyarakat di sekitar Danau Lut Tawar diharapkan untuk lebih peduli terhadap pelestarian ikan depik sebagai bagia. Dari warisan alam yang tak ternilai” ujarnya pada Kamis (06/03/2025).
Untuk itu kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan lembaga konservasi sangat di perlukan guna memastikan agar ikan Depik tetap dapat ditemukan di Danau Lut Tawar untuk generasi mendatang.(Piana)
