Pleno KIP Aceh Sempat Memanas, Ini Penyebabnya

Jeumpa Media | Banda Aceh – Proses rekapitulasi suara Aceh Utara memanas setelah munculnya berbagai laporan terkait keamanan saksi dan dugaan intimidasi di beberapa titik, menurut saksi Tim 01 yang disampaikan pada rapat pleno terbuka di Gedung DPRA, Minggu (8/12/2024).

Menurut saksi 01 ada laporan bahwa saksi di salah satu daerah diminta untuk menandatangani hasil rekapitulasi suara setelah sebelumnya dipulangkan. Namun demikian tim saksi 01 menolak hasil rekapitulasi suara yang dilakukan dari tingkat bawah hingga tingkat kabupaten.

Karena ada laporan berbeda muncul dari pihak saksi yang menyebutkan adanya ancaman di tujuh TPS di wilayah tersebut. Namun demikian Tim 01 menyatakan bahwa mereka menghargai proses yang sedang berjalan, tetapi tetap menolak hasil rekapitulasi suara di Aceh Utara.

Meskipun demikian, Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Aceh Utara menyatakan bahwa selama proses rekapitulasi, tidak ada laporan resmi terkait intimidasi saksi yang diterima dari media atau pihak terkait.

“Kami telah mengonfirmasi melalui Panwascam dan tidak menemukan indikasi intimidasi. Semua proses sudah berjalan sesuai prosedur dan tata cara yang berlaku,” ujar seorang perwakilan Panwas Aceh Utara.

Sementara itu, pihak Panwas Provinsi menyatakan bahwa fungsi utama mereka adalah memastikan pengawasan di seluruh kecamatan, termasuk di Aceh Utara.

“Kami sudah mengonfirmasi melalui telepon dan tidak ada keberatan dari para saksi di TPS Aceh Utara,” jelas Panwas Provinsi. Mereka juga memastikan bahwa jika ada keberatan resmi, pihaknya siap untuk memprosesnya lebih lanjut.

Dengan hasil suara 01: 62.252. 02: 305.136. Suara Sah: 367.388.Suara Tidak Sah: 5.761. Dan telah ditetapkan oleh ketua KIP Provinsi.Namun Tim 01 tetap mengambil formulir pengaduan dan penyanggahan sebagai langkah hukum. Panwas Aceh Utara juga meminta arahan dari Bawaslu terkait permasalahan ini untuk memastikan semua pihak mendapatkan keadilan.(Mis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *