Resmi Mengundurkan Diri dari PKS, Rafly Kande : Saya Merasa Dikhianati

Jeumpa Media | Banda Aceh – Pasca diketahui gagal mendapatkan kursi di Senayan pada Pemilu 2024, Rafly Kande akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Melalui Konferensi Pers yang diadakan di 3 in 1 Coffee, Lampineung, Banda Aceh, penyanyi kondang Aceh ini mengungkapkan alasan dibalik pengunduran dirinya, pada Rabu, (23/4/2025).

Menurut Rafly, ini merupakan keputusan sulit yang telah ia pertimbangkan lantaran PKS selama ini merupakan partai yang telah membawa namanya melenggang menjadi anggota DPD RI Periode 2014-2019 dan sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024.

“Saya sangat bersimpati dengan Partai Keadilan Sejahtera. Karena bagi saya partai inilah tempat saya untuk bisa berguru,” Ujarnya.

Menurut Rafly, ia merasakan beberapa hal yang berbeda dalam partai yang selama ini menjadi naungannya semenjak kepemimpinan Makhyaruddin, Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS, dimulai dari pilpres 2024 saat PKS mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden hingga kejadian perselisihan suara antara Rafly Kande dengan Gufran Zainal Abidin yang diselesaikan melalui Mahkamah Partai, bukan Mahkamah Konstitusi.

“Dalam proses-proses tersebut, terdapat diskriminasi terhadap saya yang dilakukan oleh PKS, saya merasa asing dirumah saya sendiri. Padahal kontribusi dan aksi nyata yang saya lakukan, meskipun saya bukan kader inti sudah saya perlihatkan secara totalitas,” Ungkap Rafly.

Rafly juga menambahkan melalui perjalanan yang panjang dan emosional dengan mengemban 45 ribu suara organik tanpa “serangan fajar” dalam karir politiknya, sehingga ia saat ini merasa dikhianati.

Dalam pernyataannya, Rafly menekankan bahwa demokrasi harus dijalankan dengan jujur dan berlandaskan pada gagasan, bukan kepentingan. Ia mengaku sudah tiga kali ikut kontestasi dan tak pernah merasa sendirian.

“Saya  tidak akan kompromi dengan kebatilan. Demokrasi adalah ruang kemerdekaan berpikir, bukan sekadar alat kekuasaan,” Ujar penyanyi Lagu ‘Mumang’ tersebut.

Menanggapi pertanyaan terkait langkah yang akan ditempuhnya setelah resmi keluar dari PKS, Rafly menyatakan bahwa ia akan terus berjuang dengan caranya sendiri dan ini bukanlah langkah akhirnya dalam berpolitik. Rafly kerap menyampaikan lirik dan pesan tersirat melalui karya-karyanya. (Hul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *