Jeumpa.com | Aceh Timur – Sebuah bom yang ditemukan salah seorang nelayan telah ditindak lanjuti oleh Team Jibom Gegana Sat Brimob Polda Aceh, Sabtu (03/02/2024).
Dalam pendisposalan terhadap bom tersebut, turut disaksikan Danki Brimob Aramiyah, AKP Muhammad Rizaldi, Kapolsek Peureulak Kota, AKP Muslim Siregar, Kanit 1 subden I Detasemen Gegana Satbrimobda Aceh, Ipda Asep Muliadi, Personil Gegana Satbrimob Polda Aceh, dan Personil Kompi 2 batalyon B Pelopor Aramiyah, Sabhara Polres Aceh Timur, Personil Polsek Peureulak, serta Personil Koramil Peureulak Kota.
Komandan Kompi Brimob Aramiyah, AKP Muhammad Rizaldi, menjelaskan pendisposalan yang dilakukan oleh Team Jibom Gegana Satbrimob Polda Aceh itu adalah memusnahkan Mortir peninggalan zaman masa konflik tersebut.
Selanjutnya, Kanit 1 Subden I Detasemen Gegana Satbrimobda Aceh, Ipda Asep Muliadi, mengatakan Mortir dengan panjang lebih kurang 80 Cm diameter 2,5 inci itu kondisinya sudah tidak aktif lagi dan langsung dilakukan pemusnahan di TKP yaitu Pantai Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak Kota Kabupaten Aceh Timur.
“Tidak menutup kemungkinan jika tidak segera dilakukan pemusnahan barang temuan tersebut, dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa meledak sehingga membahayakan masyarakat sekitar,” Ungkap Ipda Asep Muliadi.
Diberitakan sebelumnya, Warga Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur dihebohkan penemuan benda yang diduga bom peninggalan zaman jepang.
Benda tersebut awal mula ditemukan pada Selasa (30/01/2024) oleh Rusli, Salah seorang nelayan Gampong Kuala Bugak, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur pada hari Selasa saat sedang mencari ikan di seputaran TPI. (Nj)
