Jeumpa Media| Banda Aceh- Dalam rangka pencegahan terhadap Intolenransi, Radikalisme, Ekstrimisme, Terorisme (IRET), Tim Preventif Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri lakukan sosialisasi di Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Selasa (18/02/2025).
Kedatangan Tim Preventif Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri ini disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Edi Sigit Budiman, dan didampingi Pejabat Struktural di Gazebo Lapas.
Kegiatan ini dipimpin oleh Katim Pencegahan, Ipda. Said Martunis, yang hadir mewakili Kasatgaswil Aceh Densus 88 AT Polri, beserta anggota tim lainnya.
Sosialisasi ini merupakan hasil dari sinergi dan kolaborasi antara Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri dengan Lapas Kelas IIA Banda Aceh.
Dalam paparannya, Ipda. Said Martunis, menekankan pentingnya peran seluruh elemen dalam menjaga keutuhan bangsa serta mencegah penyebaran paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, termasuk Warga Binaan yang ada di Lapas Kelas IIA Banda Aceh.
Selain itu, ia juga menjelaskan mengenai maraknya keterlibatan generasi muda dalam aksi teror serta beberapa jaringan kelompok teror di Indonesia.
Kegiatan ini bertujuanuan untuk meningkatkan kewaspadaan dan peran aktif dalam pencegahan oleh seluruh pihak, sehingga masa depan generasi muda sebagai penerus bangsa, dapat terhindar dari segala paham IRET tersebut.
Sementara itu, anggota Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri, Briptu.Alfais Fajar, juga menerangkan tentang berbagai definisi intoleransi, radikalisme, hingga terorisme, ciri-ciri radikalisasi, dan modus aksi terorisme serta buletin yang menjadi rujukan bagi paham tersebut, bahkan keterlibatan peran perempuan dan anak dalam kegiatan IRET.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan dan menambah wawasan bagi Warga Binaan, sehingga terciptanya situasi yang kondusif dan damai di lingkungan Lapas Kelas IIA Banda Aceh.(Ril RA)
