Jeumpa Media| Pidie Jaya – Pasangan Bupati-Wakil Bupati Terpilih Pidie Jaya, Syibral Malasi dan Hasan Basri resmi dilantik oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dalam rapat paripurna di DPRK Pidie Jaya pada Selasa, (18/2/2025).
Usai prosesi pelantikan, Muzakir Manaf menyampaikan pesan-pesannya kepada Bupati dan Wakil Pidie Jaya tersebut supaya senantiasa mejaga amanah dan kepercayaan masyarakat dan memberikan bukti kerja yang nyata.
Ia juga meminta supaya pasangan Syibral-Hasan untuk tetap menjaga hubungan dengan para legislatif serta dapat menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi Aceh.
“Libatkan akademisi dan dunia usaha dalam pembangunan Pijay agar maju dan berkembang. Juga jagalah dukungan masyarakat dan doa ulama” ungkap Muzakir.
Gubernur Aceh ini juga menyinggung rencana pelaksanaan MTQ Provinsi Aceh 2025 yang akan digelar di Pidie Jaya. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Aceh telah mengucurkan dana sebesar Rp. 20 Milyar pada tahun ini dan Rp. 15 Milyar pada tahun lalu.
Sedangkan Syibral Malasi dalam pidato perdananya, ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak. Mulai dari Gubernur Aceh, akademisi, pemuda, cendekiawan, untuk bersama-sama membangun Pidie Jaya kedepannya.
Syibral juga menyampaikan langkah awal yang akan ditempuh dalam masa pemerintahannya yaitu memperbaiki sistem birokrasi pemerintahan serta pencegahan praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan Pemerintah Pidie Jaya.
Adapun profil dari Pasangan Bupati-Wakil Bupati Terpilih ini adalah sebagai berikut.
H. Sibral Malasyi MA S.Sos lahir di Meuko Baroh Kecamatan Bandar Dua 25 Januari 1971. Pengusaha sukses yang satu ini mempunyai rekam jejak yang mengesankan di dunia bisnis hingga politik.
Sibral Malasyi merupakan anak dari Hj. Janna Tunnain Ali dan Tengku H Muhammad Ali bin Abdurrahman. Sedangkan istrinya bernama Hj. Asmawati binti H. Abubakar bin M. Daud. Ia pernah duduk sebagai Ketua Bidang Migas Himpunan Pengusaha Muda Indonesia pada tahun 1995-1998 Kabupaten Pidie Jaya.
Saat ini ia menjabat Ketua Partai Adil Sejahtera (PAS) Pidie Jaya.
Sibral Malasyi tak hanya dikenal seorang pengusaha yang sukses akan tetapi juga sangat dekat dengan tokoh agama ulama kharismatik Aceh seperti Almarhum Abu H Usman Ali atau akrab disapa Abu Kuta Krueng dan Teungku Haji Hasanoel Bashry yang lebih dikenal sebagai Abu Mudi serta beberapa ulama lain di Aceh.
Ia saat ini juga pembina umum dayah yatim piatu Rauzatul Jannah Al-Malasyi, juga penggiat sosial bidang keagamaan.
Sedangkan wakilnya, Hasan Basri, S.T., M.M lahir pada tahun 1968 di Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya.
Sosoknya di kenal sebagai Anggota Dewan senior yang memulai karir pada era 80 dan 90-an. Hasan Basri memiliki bakat kontraktor sejak awalnya sebelum terjun di dunia politik, sedangkan sang ayah dulunya merupakan seorang anggota kepolisian.
Pria yang tahun ini genap berusia 55 tahun itu pernah mengalami lika-liku kehidupan di bidang kontraktor, bahkan ia pernah di culik pada masa konflik Aceh saat bertugas di lokop Aceh timur ketika mengerjakan proyek.
Namanya semakin ranum di dunia politik saat tampil dalam berbagai sidang pembahasan anggaran untuk kemaslahatan rakyat.
Hasan Basri sejak kecil menempuh pendidikan di Pidie Jaya, SD di Trienggadeng, SMP di Beuracan dan SMA di Trienggadeng, sedangkan untuk kuliah ia tamatan Institut Teknologi Medan, Sarjana Tekhnik Sipil kemudian ia juga menyelesaikan S2 di Indonesia Businese School Master Of Manajemen di Jakarta.
Pasangan ini memiliki Misi mewujudkan sumber daya manusia yang bersyariat, berkualitas dan berdaya saing. Mewujudkan perekonomian yang bertumpu pada potensi lokal dan regional melalui pembangunan dan pemerataan ekonomi yang berkeadilan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
Mewujudkan dan membangun infrastruktur wilayah yang adil dengan memperhatikan aspek lingkungan keterpaduan penataan ruang serta pemenuhan kapasitas secara menyeluruh.
Mewujudkan lingkungan hidup yang berkelanjutan. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang provesional, akuntabel, efektif, dan efisien.(Hul)
