Jeumpa Media | Langsa – Demi memperoleh hasil penilaian indikator Kota Layak Anak (KLA) menuju 100 persen di tahun 2024, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Langsa sedang dalam tahap Evaluasi Mandiri bersama para anggota gugus tugas KLA Kota Langsa, Rabu (26/06/2024).
Kepala DP3AP2KB Kota Langsa, Amrawati, SKM, MKM melalui Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak, Cut Chairunnisa, S.H kepada Awak media, Rabu (20/06/2024) mengatakan, pihaknya saat ini sudah selesai di tahap penyampaian informasi mengenai strategi dan teknis pengisian indikator KLA masing-masing OPD di lingkungan pemko Langsa.
“Kami sudah selesai tahap penyampaian informasi dan saat ini sedang berlanjut proses evaluasi mandiri, yaitu menunggu hasil verifikasi tingkat provinsi, dan bila sudah memenuhi kualifikasi maka akan diteruskan ke tingkat nasional melalui kementerian PPPA,” ungkapnya.
Adapun tim pengumpul dan pengelola data KLA tingkat Kabupaten/Kota meliputi DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Disdukcapil serta beberapa OPD lainnya yang tergabung dalam satu tim gugus tugas KLA.
“Nantinya pihak dari Kementerian akan dilakukan penilaian evaluasi hybrid dan terakhir pengumuman hasil oleh Kementerian,” sambung Cut.
Sekedar informasi, hingga tahun 2023 Kota Langsa telah menerima 5 kali penghargaan sebagai Kota Layak Anak (KLA) dengan predikat pratama.
“Semoga tahun 2024 ini predikat KLA Kota Langsa meningkat demi terwujudnya kota ramah anak,” demikian Cut.(nj)
