Berikut 9 Nama dan Profil Singkat DPRA Dapil 10

Jeumpa Media | Banda Aceh – Setelah rapat pleno tingkat Provinsi yang dilaksanakan oleh KIP Aceh, sejumlah nama telah terprediksi menduduki 9 kursi DPRA Dapil 10 yang meliputi wilayah Aceh Barat, Simeulue, Aceh Jaya, dan Nagan Raya, Jumat (15/03/2024).

Perhitungan suara dilakukan dengan metode sainte lague, dimana perolehan suara partai melewati pembagian 1,3,5 dan seterusnya. Berikut nama beserta profil singkat yang telah dirangkum oleh jeumpa.com.

Perolehan Total Suara Tertinggi di Dapil 10

Kursi pertama ditempati oleh Tarmizi, S.P. dari Partai Aceh .Ia berhasil menduduki kursi pertama di DPRA Dapil 10 karena mendapat perolehan suara tertinggi di partainya, yaitu 20.928 . Pria yang lahir di Mugo, 24 Februari 1985 ini merupakan anggota DPRA termuda pada periode 2019-2024.

Selanjutnya ada Tgk. H. Mawardi Basyah, S.Sos. dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia  mewakili partainya setelah memperoleh suara tertinggi di partai tersebut, yaitu sebesar 13.786 suara.

Musdi Fauzi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berhasil menduduki kursi ketiga DPRA Dapil 10 dengan perolehan suara total partai 39.656. Lahir di Pasie Pawang, Kec. Teunom, Aceh Jaya pada 21 Juli 1977.

Posisi keempat diraih oleh Edi Kamal, A.Md. Kep., S.K.M. yang menempati posisi pertama di partai Demokrat.  Pria kelahiran Nagan Raya ini dulunya sempat menjabat sebagai ASN. Incumbent ini pernah berdinas di Puskesmas Padang Panjang Kabupaten Nagan Raya.

Lalu berikutnya ada Ihya Ulumuddin, S.P., M.H. dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ia berhasil mendapat kursi kelima. Pria ini lahir di Lamamek, Simeulue pada 2 Februari 1979. Sebelumnya Ihya merupakan anggota DPRK Simeulue selama dua periode. Pria ini pernah mengenyam pendidikan di SMAN 3 Meulaboh, S1 di Universitas Teuku Umar Meulaboh dan S2 di Universitas Darma Agung Medan.

Posisi selanjutnya diraih oleh incumbent  Fuadri, S.Si., M.Si. dari Partai Amanat Nasional (PAN). Pria yang lahir di Aceh Barat, 17 Juli 1976 ini pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Aceh Barat 2007-2012.

Kemudian ada Dr. T.R. Keumangan, S.H., M.H. dari partai Golongan Karya (Golkar) yang  berhasil meraih posisi ketujuh. Pria berdomisili di Nagan raya ini juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRA  untuk Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024.

Kursi kedelapan kembali diraih oleh Partai Aceh dengan metode sainte lague (63.152 : 3 = 21.050). Kali ini PA mengusung nama H. Hendri Muliana yang meraih suara tertinggi kedua di partai tersebut. Pria kelahiran Teunom, Aceh Jaya ini digadang-gadang menjadi calon Bupati Aceh Jaya kedepan. Ia juga aktif mensupport kemajuan daerahnya terutama di bidang olahraga salah satunya menjadi sponsor utama sepakbola Persijaya.

Posisi kesembilan atau terakhir diraih oleh Nurchalis, S.P., M.Si. dari partai Nasdem. Lahir di Nagan Raya pada 23 Juli 1973 , ia sebelumnya pernah menjadi pegawai di Dinas Kehutanan Aceh 2001-2002,  PPK BRR Regional IV Meulaboh tahun 2007 dan menjadi Kabid di Dinas Perkebunan Aceh pada 2013-2016. Saat ini ia menjabat wakil Ketua DPW Partai Nasdem Aceh.

Perolehan Total Suara Tertinggi di Dapil 10

Dari profil singkat tersebut, diketahui bahwa Partai Aceh meraih 2 kursi di DPRA Dapil 5 setelah dihitung dengan menggunakan metode sainte lague. (Tasya)

  1. PA 63.152 ,  Tarmizi mendapat suara badan 20.928
  2. PPP 40.478 Tgk H. Mawardi 13.786.
  3. PKB 39.656,  MusdiFauzi 14.408
  4. Demokrat 38.700 , Edi Kamal 15.693
  5. Pks 28.067 , IhyaUlumuddin 8.154
  6. PAN 24.160 , Fuadri 17.989
  7. Golkar 22.183 , Dr. T.R. Keumangan, S.H 14.227
  8. PA 21.050  , HendriMaulana 18.927
  9. Nasdem 20.938 , Nurchalis S.P., Msi 7.983.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *