Jeumpa Media | Maluku Utara – Tepat pukul 12.23 WIT tau 10.35 WIB, Gunungapi Ibu yang berada di Halmahera Barat, Maluku Utara alami Erupsi, Minggu (2/05/2024).
Erupsi gunung Ibu ditandai karena adanya muntahan abu vulkanik setinggi kurang lebih 7.000 meter atau 7 Kilometer (km) dari kawah puncak utama yang berdurasi durasi kurang lebih 10 menit.
Sejauh mata memandang, abu vulkanik erupsi Gunungapi Ibu tidak terlalu nampak jelas dari Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Ibu karena gunung tersebut tertutup oleh kabut dan awan tebal. Akan tetapi kolom abu tampak terlihat membumbung tinggi ke angkasa dari Desa Duono.
Ketika sedang erupsi, Gunungapi Ibu akhirnya memuntahkan material berupa abu dan pasir vulkanik. Saat erupsi, angin bertiup ke arah barat, akibatnya muntahan material vulkanik tersebut terbawa oleh angin hingga turun ke wilayah Pos PGA termasuk lokasi pengungsian warga di lapangan Desa Gam Ici, yang bersebelahan dengan pos PGA.
Dilansir dari CNBC, saat ini tim dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat sedang menuju lokasi terdampak untuk melakukan monitoring dan hal yang yang dianggap perlu guna penanganan darurat.
BNPB mencatat, situasi cukup kondusif ketika terjadi erupsi terjadi dan untungnya tidak ada kepanikan warga. Meski demikian, warga juga diimbau agar tidak melakukan aktivitas di luar ruangan dan tetap berlindung di dalam rumah selama hujan abu bercampur pasir atau muntahan vulkanik masih terjadi.
BNPB dan BPBD juga meminta pada warga untuk menggunakan masker yang sebelumnya telah dibagikan kepada masyarakat sebagai antisipasi dan menghindari adanya gangguan pernafasan.
