Mengenang Aktivis Kemanusiaan Fahmi bin Ibrahim Mukmin

Jeumpa Media| Pidie – Sebuah kabar duka beredar di grup WhatsApp koordinasi kerja kemanusiaan pada pada Pukul 08.08 WIB. Diketahui bahwa Fahmi Bin Ibrahim Mukmin, seorang putra Pidie telah meninggal dunia, Jumat (30/08/2024).

Pria yang lahir di Gampong Blang Asan Pidie pada 1979 itu tutup usia di rumah sakit umum Zainal Abidin pagi tadi karena serangan jantung. Kepergiannya yang tiba-tiba membuat sahabat dan keluarga merasakan kehilangan yang amat dalam.

Beberapa hari yang lalu, almarhum diketahui masih melakukan aktivitas sebagai pekerja kemanusian untuk pengungsi Rohingya yang telah terdampar di Aceh selama tiga tahun terakhir.

“Kita kemungkinan besar telah kehilangan seseorang yang berani mendorong setiap kebijakan yang dibutuhkan saat emergency. “Saving life” menjadi argumen beliau setiap mendorong kebijakan yang tidak mungkin dilakukan menjadi mungkin. Inilah salah satu ketulusan beliau dalam memperjuangkan kebaikan untuk orang lain. Dan ini yang membuat beliau beda dengan yang lain dan akan susah dicari gantinya,” ungkap Faisal Rahman Staf UNHCR untuk Aceh, salah satu teman terbaik Almarhum saat menjalankan Misi Emergency Respon.

“Semoga ini menjadi sebab kebaikan untukmu saudaraku, semua kita akan menyusul mu tinggal apakah kita akan seberuntung dirimu yang pergi di saat tengah bergelimang hal baik yang dilakukan dan selalu dalam kegelisahan untuk berbuat baik bagi orang lain. Dengan segala kelebihan dan kekuranganmu, kau adalah salah satu teladan dalam hal ini. Jadikanlah semangat beliau ini menjadi amal ibadah yang berharga syurga baginya ya Allah, amin ya rabbal alamin,” tambahnya.

Jenazah disemayamkan di TPU Blang Asan dekat dengan rumah masa kecilnya. Selain sebagai Staf IOM untuk Aceh, almarhum juga merupakan salah satu pengurus Forum Pengurangan Resiko Bencana ( FPRB ) Aceh.

“Ampuni semua kesalahan anak saya dan ikhlaskan semuanya,” pesan Ibrahim Mukmin, ayah almarhum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *