Jeumpa Media | Pidie – Mendekati Pilkada 2024, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie telah menetapkan empat pasangan yang akan bersaing menjadi Bupati serta Wakil Bupati 2024-2029.
Berikut ini profil singkat mereka yang telah dirangkum oleh Jeumpa Media, Senin (21/10/2024).
Pasangan dengan nomor urut satu adalah H. Amiruddin, S.E., M.SI. dan Anwar, S.Pd.I., M.A.P.
Amiruddin, Laki-laki kelahiran Desa Rumia 31 Desember 1964 ini pernah menjabat sebagai Pj Walikota Banda Aceh pada tahun 2024 dan juga Sekda Kabupaten Pidie tahun 2015-2020.
Ia pernah menjabat sebagai Pj Kepala Bagian Keuangan PDAM Mon Krueng Baro Sigli tahun 1995-2001, Kasubbag Pendidikan dan Keuangan tahun 2001-2002, Kasubdin Penelitian pada Bidang Bappeda Pidie tahun 2002-2006.
Selanjutnya pernah menjadi Pj Kabid Pembangunan II pada bagian Bappeda Pidie tahun 2006-2007 serta Kabag Keuangan Sekdakab Pidie tahun 2007-2008 serta jabatan lainnya di pemerintahan.
Sementara wakilnya ialah Anwar, S, Pd, M. A. P. Laki-laki kelahiran Ulee tutue, 9 Juni 1967 ini merupakan mantan anggota DPRA tahun 2019-2024. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Pidie tahun 2007-2008 lalu menjabat anggota DPRK Pidie tahun 2009-2014 dan 2014-2019.
Pasangan ini mendeklarasikan diri sebagai pasangan AMAN yang merupakan singkatan dari nama mereka. Mereka mempunya visi Terwujudnya Pidie Yang Maju dan Masyarakat Sejahtera Berlandaskan Syariat Islam.
Kemudian pasangan dengan no urut dua ialah H. Sarjani Abdullah, S.H. dan Alzaizi.
H. Sarjani Abdullah, S.H., lahir di Nyong, 20 Maret 1970 ia merupakan mantan tokoh pejuang GAM. Ia pernah menjabat sebagai Panglima Gerakan Aceh Merdeka wilayah Pidie dan juga menjabat sebagai Bupati Pidie periode 2012—2017.
Sementara wakilnya Alzaizi lahir di Adan, 7 September 1984.
Apabila terpilih kembali pada Pilkada 2024, mereka berjanji akan meneruskan sejumlah programnya yang sempat tertunda saat menjabat seperti ‘One Day One Ayat “.
Program ini menurutnya efektif dalam menekan laju degradasi moral dari pengaruh-pengaruh budaya buruk yang masuk ke Aceh secara global. Selain itu Pidie akan dikenal sebagai pusat atau tempat pengkaderan Alquran sejak usia dini.
Pasangan ini mempunya misi salah satunya adalah pengamalan nilai-nilai keislaman dalam pelayanan public dan penyelenggaraan tatakelola pemerintahan serta kehidupan sosial masyarakat.
Pemantapan otonomi gampong dalam pelaksanaan adat istiadat dan penyelenggaraan pemerintah gampong. Peningkatan literasi sejarah, budaya, kesenian, kepariwisataan dan pelestarian situs kesejarahan pidie dan aceh dan beberapa misi efektif lainnya.
Dan pasangan ini juga mengusung Visi “ Terwujudnya masyarakat pidie yang islami. Adil, maju, sejahtera dan berkelanjutan”.
Kemudian paslon nomor urut tiga ialah H. Jamaluddin Abdullah, S.P. dan wakilnya DRS. Sayuti, M.M dari jalur independen.
H. Jamaluddin Abdullah, S.P lahir di Pidie, 12 Maret 1972. Sementara wakilnya yakni DRS. Sayuti, M.M kelahiran Paloh Pidie, 25 Juli 1964.
Paslon ini memiliki slogan JASA yaitu penggabungan dari nama mereka.
Mereka mempunyai Visi Pidie Islami, Mandiri Menuju Masyarakat Maju Dan Sejahtera Yang Berakhlakul Karimah.
Beberapa misinya yaitu menyelenggarakan pemerintah yang professional, efektif, inovatif, bersih, akuntabel dan demokratis.
Pembangunan berbasis gampong melalui optimalisasi penyelenggara pemerintah gampong, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat gampong. Memperkuat daya saing daerah melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas, terintegritas dan mantap. Serta mewujudkan pembangunan pengawasan lingkungan dan berkelanjutan.
Terakhir paslon dengan nomor urut empat ialah Zakaria A Gani, S.P. dan wakilnya Dr. Imran.
Zakaria A Gani ialah Laki-laki kelahiran Sigli, 10 Desember 1968. Zakaria dikenal sebagai seorang pengusaha properti sukses . Ia dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap pengembangan ekonomi masyarakat bawah, khususnya dalam bidang pertanian, terutama pengembangan petani bawang merah, serta di sektor peternakan. Ia juga pernah mengatakan, jika dirinya terpilih nanti akan meningkatkan produksi di bidang pertanian dan perindustrian.
Pidie juga memiliki daerah wisata bahari maka dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk daerah setempat.
Sementara itu, wakilnya, Dr. Imran kelahiran Pidie 21 Januari 1979. Ia adalah seorang anak muda dengan latar belakang santri dayah dan aktivis Ormas Islam yang mendapatkan dukungan dari kalangan dayah dan ulama.
Pasangan ini memiliki visi terwujudnya pidie sebagai kabupaten beriman, ber kesejahteraan, berpendidikan, berpengetahuan dan berdaya saing tinggi.
Demikian profil singkat Empat Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pidie yang siap bertarung pada pilkada 2024 ini (Fa)
