Jeumpa Media | Bangka Belitung – Peristiwa memilukan ini terjadi pada seorang anak yatim piatu bernama NJ, di Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Korban dengan teganya dicabuli oleh oknum polisi ketika dirinya membuat laporan sebagai korban pemerkosaan dipanti asuhan yang merawatnya.
Korban dicabuli oleh oknum anggota polisi dari Sektor Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, yang bertugas sebagai penerima laporan yaitu Brigadir AK.
“Brigadir AK akan diproses pidana dan etik atas perbuatan yang dilakukannya,” kata KBO Satreskrim Polres Belitung, Ipda Wahyu Nugroho Satrio, beberapa waktu lalu.
Peristiwa ini berawal ketika korban dan dua rekannya datang ke Mapolsek Tanjung Pandan ingin melaporkan kejadian dugaan tindak pidana persetubuhan yang dialaminya ketika berada di salah satu panti asuhan dengan tersangka bernama Beni.
Tiba di Polsek Tanjung Pandan, korban bertemu pelaku kemudian di minta masuk ke salah satu ruangan di Polsek Tanjung Pandan.
Setelah ditanya oleh pelaku tentang kejadian pemerkosaan tersebut, korban selanjutnya diajak kembali oleh pelaku untuk pindah ruangan, lalu pelaku tiba-tiba mengunci pintu ruangan tersebut.
Sementara kedua teman korban menunggu di ruangan lainnya, hingga akhirnya terjadi tindakan pencabulan oleh AK. Pelaku meminta pada korban agar tidak melaporkan kejadian pencabulan tersebut kepada orang lain.
Dilansir dari Okezone, kini Brigadir AK sudah di tahan dan ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap anak panti.
“Penanganan perkara dari sisi tindak pidana umum ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Belitung. Kedua, penanganan kode etik Polri ditangani komisi kode etik dari Propam,” ujarnya Satreskrim.
Dia juga mengatakan bahwa kasus pencabulan Brigadir AK sudah langsung ditangani Polres Belitung sejak dilaporkan Komnas Perlindungan Anak pada (10/07/2024) lalu.
“Penyidik Unit PPA Satreskrim langsung bergerak memeriksa saksi, mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan tersangka,” tuturnya.
Wahyu juga berpendapat, bahwa penanganan perkara kini fokus pada korban NJ yang merupakan anak panti asuhan. NJ sebelumnya menjadi korban pemerkosaan pengurus panti. Tetapi naas nya ketika akan melaporkan kasus tersebut, korban justru dicabuli oleh oknum polisi setempat.
